Featured blog image
Ketua Perbasi Sidoarjo Buka M1COSPORT 2026 Smamita, Ajang Pencarian Atlet Muda Berprestasi

Atmosfer kompetitif dan penuh semangat menyelimuti pembukaan ajang olahraga tahunan M1COSPORT 2026 (SMA Muhammadiyah 1 Taman Sport Competition). Event bergengsi ini resmi dibuka oleh Ketua Umum Perbasi Kabupaten Sidoarjo Fransisca Harroviantin SE di GOR Sidoarjo.

Sorak penonton dan antusiasme peserta menandai dimulainya rangkaian kompetisi yang dinanti pelajar Sidoarjo dan sekitarnya, Senin (13/4/2026).

M1COSPORT 2026 diikuti 36 tim dari jenjang SMA/SMK dan SMP. Rinciannya, 15 tim SMA putra, 10 tim SMA putri, dan 11 tim SMP putri. Pertandingan digelar bertahap pada 13–14 April, 20–21 April, dan akan mencapai puncaknya pada partai final 27 April 2026.

Laga pembuka menyajikan duel seru antara SMP Negeri 1 Tulangan melawan SMP Negeri 3 Sidoarjo. Pertandingan berlangsung ketat dan menghibur, dengan kemenangan 10-4 untuk SMP Negeri 1 Tulangan, menjadi awal yang menjanjikan bagi kualitas kompetisi.

Dalam sambutannya, Fransisca Harroviantin mengapresiasi konsistensi Smamita yang menjadikan M1COSPORT sebagai agenda tahunan. Menurutnya, kompetisi berjenjang seperti ini sangat strategis untuk pembinaan atlet muda, khususnya bola basket, sekaligus memperkuat regenerasi atlet daerah.

“Ajang seperti M1COSPORT bukan semata soal menang dan kalah. Di sinilah mental juara, sportivitas, dan disiplin pelajar ditempa melalui kompetisi yang sehat,” tegasnya.

Dia juga mendorong agar M1COSPORT terus berkembang dan menjangkau wilayah yang lebih luas. Fransisca memotivasi para atlet untuk tampil maksimal karena setiap event di bawah naungan Perbasi Sidoarjo melibatkan tim pemandu bakat (scouting) yang memantau potensi atlet.

Selain itu, ia menginformasikan agenda olahraga terdekat, yakni Pekan Olahraga SMP dan SMA se-Kabupaten Sidoarjo pada November mendatang, sebagai bagian dari jalur seleksi menuju kompetisi yang lebih tinggi hingga Porprov 2027.

“Dari event seperti inilah lahir atlet yang kelak mengharumkan Sidoarjo di level regional bahkan provinsi,” ujarnya.

(Nashiiruddin/AS)